Perjuangan Tanpa Lelah: Elviana dan Ikhtiar Mendirikan Dapur MBG di Kabupaten Tebo

Perjuangan Tanpa Lelah: Elviana dan Ikhtiar Mendirikan Dapur MBG di Kabupaten Tebo.


Tebo - Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, satu sosok terus menunjukkan komitmennya demi masa depan generasi muda Jambi. Dr. Hj. Elviana, M.Si., Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi, kembali menorehkan langkah nyata melalui perjuangannya menghadirkan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tebo.

Upaya ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi perjalanan penuh dedikasi untuk memastikan anak-anak sekolah di pelosok Jambi dapat menikmati makanan bergizi secara rutin, sebuah kebutuhan dasar yang sering kali terlambat tersentuh kebijakan.

Sejak awal, Elviana melihat bahwa masih banyak anak di Kabupaten Tebo yang berangkat sekolah dalam kondisi kurang gizi dan kurang energi. Hal itu mempengaruhi fokus belajar, prestasi, hingga perkembangan mereka dalam jangka panjang.

Ketika program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai bergulir secara nasional, Elviana tak tinggal diam. Ia bergerak cepat agar Kabupaten Tebo, salah satu wilayah yang paling membutuhkan, bisa mendapatkan fasilitas dapur MBG.

Namun perjalanan itu tidak mudah. Proses penganggaran, sinkronisasi data, dan koordinasi antarinstansi menjadi tantangan berat yang harus ia hadapi. Meski demikian, Elviana tetap konsisten mengawal setiap tahap, dari pusat hingga daerah.

Satu Dapur Berdiri, Pelayanan Belum Berjalan

Pada tahun anggaran APBN 2025, akhirnya satu unit dapur MBG berhasil dibangun di Kabupaten Tebo. Bagi Elviana, hadirnya dapur ini adalah langkah awal yang amat penting, titik terang di ujung perjuangan panjang.

Namun hingga 22 November 2025, meski bangunan telah berdiri, belum satu ompreng pun nasi MBG tersalurkan kepada anak-anak sekolah di Tebo.

Keterlambatan operasional ini membuat Elviana semakin giat mendorong percepatan. Ia memastikan tidak ada hambatan administratif yang membiarkan dapur MBG hanya menjadi bangunan kosong tanpa manfaat.

“Alhamdulillah bisa ikut membangun dapur MBG ini. Insyaa Allah kita segera operasi,” ujar Elviana penuh optimisme, sembari terus menekan pihak terkait agar pelayanan segera berjalan.

Bagi Elviana, perjuangan ini bukan tentang pencapaian pribadi, tetapi tentang amanah. Ia percaya bahwa investasi terbaik bagi daerah adalah pada anak-anaknya dan makanan bergizi adalah pondasi dasar untuk tumbuh menjadi generasi cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Karena itu, ia memastikan keberadaan dapur MBG bukan hanya formalitas, tetapi benar-benar aktif memberi manfaat bagi ribuan siswa di Kabupaten Tebo.

Langkahnya ini juga menjadi inspirasi bagi tokoh daerah lain, bahwa memperjuangkan masa depan bangsa tidak harus dengan program besar yang glamor, namun dimulai dari hal paling sederhana, sepinggan nasi bergizi untuk anak-anak.

Kini, masyarakat Tebo menunggu waktu dimulainya operasional dapur MBG yang telah berdiri. Elviana memastikan bahwa semua proses percepatan dikerjakan dengan serius, dan dapur itu akan segera berfungsi sebagaimana mestinya.

Perjuangian panjangnya menunjukkan satu pesan penting, ketika seorang pemimpin benar-benar peduli, pembangunan bukan lagi sekadar program, tetapi ibadah dan pengabdian. Dan di Kabupaten Tebo, perjuangan itu kini mulai memberi harapan baru.(AsenkLeeSaragih)


BERITA LAINNYA

Posting Komentar

0 Komentar