![]() |
| Pihak Yayasan Panji Bangun Negeri resmi diluncurkan di SMAN 5 Kota Jambi, Jumat (13/2/2026). |
Jambi- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Yayasan Panji Bangun Negeri resmi diluncurkan di SMAN 5 Kota Jambi, Jumat (13/2/2026). Peluncuran ini menjadi tonggak awal komitmen bersama dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi. Antusiasme siswa tampak tinggi saat pelaksanaan.
Kepala Sekolah SMAN 5 Kota Jambi Muhamad Salim mengapresiasi kerja sama yang terjalin dalam pelaksanaan program MBG, yang dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik.
“Kami mengucapkan terima kasih atas hadirnya program MBG yang dikelola oleh Yayasan Panji Bangun Negeri yang telah melaksanakan kerja sama dengan sekolah kami. Terima kasih juga kepada Ibu Dr. Hj. Elviana, M.Si yang telah me-launching program MBG di sekolah kami,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Hj. Elviana, M.Si dalam arahannya menekankan pentingnya pemerataan fasilitas pendukung program, khususnya pembangunan dapur MBG di berbagai wilayah. “Di Provinsi Jambi masih banyak tempat yang belum didirikan dapur,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa program MBG tidak akan mematikan kantin sekolah. Program ini dirancang untuk melengkapi kebutuhan gizi siswa tanpa mengganggu aktivitas ekonomi yang telah berjalan di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pimpinan Komite IV DPD RI, Elviana, yang memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program MBG sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda.
Fondasi Kualitas SDM dari Sekolah
Program MBG bukan sekadar pembagian makanan gratis, melainkan langkah strategis untuk memastikan peserta didik memperoleh asupan gizi seimbang. Ketersediaan nutrisi yang cukup terbukti berpengaruh pada konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, hingga peningkatan prestasi akademik dan non-akademik.
Di Provinsi Jambi, program ini menjadi relevan mengingat masih terdapat tantangan terkait pemenuhan gizi anak dan remaja usia sekolah. Kehadiran MBG diharapkan mampu menjadi solusi konkret yang menyentuh langsung kebutuhan siswa.
Dalam sambutannya, Elviana menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Program ini harus kita jaga bersama. Pemerintah, sekolah, yayasan, hingga orang tua memiliki peran penting agar pelaksanaannya berkelanjutan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Strategi Agar MBG Sukses di Provinsi Jambi
Agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal dan berkelanjutan di seluruh kabupaten/kota di Jambi, sejumlah langkah strategis perlu diperkuat:
1. Pengawasan dan Transparansi
Distribusi makanan harus memenuhi standar gizi dan higienitas. Mekanisme pengawasan rutin, baik dari dinas terkait maupun pihak sekolah, menjadi kunci menjaga kualitas program.
2. Pelibatan UMKM Lokal
Bahan pangan dapat dipasok dari petani dan pelaku UMKM lokal. Selain menjamin kesegaran bahan makanan, langkah ini juga mendorong perputaran ekonomi daerah.
3. Edukasi Gizi bagi Siswa
Program MBG sebaiknya dibarengi dengan edukasi tentang pentingnya pola makan sehat. Dengan begitu, siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga memahami nilai gizi dan pola hidup sehat.
4. Perluasan Bertahap
Setelah peluncuran di SMAN 5 Kota Jambi, program ini perlu diperluas secara bertahap ke sekolah lain di Kota Jambi dan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi dengan perencanaan matang.
5. Evaluasi Berkala
Monitoring dan evaluasi rutin penting untuk mengukur dampak program terhadap kehadiran siswa, prestasi belajar, dan kondisi kesehatan.
Peluncuran MBG di SMAN 5 Kota Jambi menjadi simbol komitmen bersama membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Jika dijalankan dengan konsisten, transparan, dan kolaboratif, program ini berpotensi menjadi model sukses implementasi kebijakan pusat di daerah.
Ke depan, keberhasilan MBG di Provinsi Jambi tidak hanya diukur dari jumlah siswa penerima manfaat, tetapi juga dari perubahan nyata dalam kualitas kesehatan dan prestasi anak-anak Jambi. Dengan sinergi semua pihak, MBG dapat menjadi gerakan bersama untuk mencetak generasi emas yang siap menghadapi tantangan masa depan. (AsenkLeeSaragih)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
0 Komentar