Elviana Bawa Angin Segar untuk Petani Jambi, 35 Ton Benih Padi Disalurkan ke Sungaipenuh

Foto IST

Petani Jambi Kembali Optimistis, Elviana Dorong Pertanian Bangkit lewat Bantuan Nyata

Sungaipenuh- Sektor pertanian di Kota Sungai Penuh kembali mendapat harapan baru. Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari mahalnya biaya produksi, sulitnya mendapatkan benih berkualitas, hingga ketidakpastian hasil panen akibat cuaca yang semakin tidak menentu, kehadiran Dr. Hj. Elviana, M.Si. membawa angin segar bagi masyarakat tani di Provinsi Jambi.

Anggota DPD RI sekaligus Ketua Pembina Tani Merdeka Indonesia itu turun langsung melakukan kunjungan kerja ke Kota Sungaipenuh pada Rabu (06/05/2026). Dalam kunjungan tersebut, Elviana menyerahkan bantuan benih padi sebanyak 35 ton kepada masyarakat petani sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Bantuan tersebut disalurkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Sungaipenuh melalui Dinas Pertanian bersama DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Sungai Penuh. 

Penyaluran bantuan dipusatkan di empat kecamatan, yakni Pesisir Bukit, Hamparan Rawang, Kumun Debai, dan Tanah Kampung. Kegiatan kemudian ditutup dengan panen jagung bersama masyarakat di Desa Sungai Jernih.

Bagi para petani, bantuan benih bukan sekadar simbol seremonial. Di tengah kondisi ekonomi yang menekan, bantuan tersebut menjadi penopang penting agar petani tetap dapat mengolah lahan dan mempertahankan hasil produksi. 

Tidak sedikit petani yang selama ini terpaksa mengurangi luas tanam akibat tingginya harga benih dan pupuk. Karena itulah, kehadiran Elviana di tengah masyarakat dinilai memberi semangat baru sekaligus menunjukkan bahwa suara petani masih diperhatikan. Negara agraris, tapi petaninya sering berjuang sendirian seperti karakter utama film survival.

Dalam kesempatan itu, Elviana menegaskan bahwa sektor pertanian harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. 

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan hasil panen sekaligus mendorong semangat petani untuk terus produktif.

Masyarakat dan kelompok tani pun menyambut positif langkah tersebut. Mereka berharap perhatian terhadap sektor pertanian tidak berhenti pada bantuan sesaat, melainkan terus berlanjut melalui pendampingan, akses teknologi pertanian, hingga kestabilan harga hasil panen. 

Sebab pada akhirnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh megahnya infrastruktur, tetapi juga oleh seberapa kuat petani mampu bertahan menjaga sawah dan ladangnya tetap hidup. (AsenkLeeSaragih) 



0 Komentar

 


 


 



https://ezermanihuruk.github.io/linktree-asenklee/